Example 970x250

Banggai Bergerak: Pendidikan Merata Jadi Kenyataan

banner 120x600

Banggai – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun. Program ini terintegrasi dengan Gerakan Ade Kembali Sekolah dan inisiatif Banggai Cerdas.

Program ini bertujuan menjamin seluruh anak di Kabupaten Banggai dapat mengakses pendidikan lengkap mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Gambar meja kerja

Menurut Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Samsul, program ini difokuskan untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan pendidikan berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi cerdas dan unggul di masa depan,” ujar Samsul, Sabtu (20/9/2025).

Untuk mendukung keberhasilan Program Wajib Belajar 13 Tahun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai menerapkan sejumlah strategi, antara lain, Penguatan layanan PAUD di seluruh wilayah, termasuk daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), Pengembangan kurikulum yang relevan dengan konteks lokal dan kebutuhan dunia kerja, Peningkatan infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah sulit akses, Pelatihan dan peningkatan kapasitas guru, Penyediaan materi ajar berkualitas yang sesuai dengan jenjang dan karakteristik peserta didik dan Perjalanan ke Dusun Mumpe Bukti Komitmen Nyata.

Sebagai bagian dari langkah konkret menjangkau wilayah terluar, tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai melakukan kunjungan langsung ke Dusun Mumpe, sebuah dusun terpencil yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Tim berangkat dari titik akhir kendaraan pada pukul 17.30 WITA, menempuh perjalanan sejauh 5 kilometer melewati perkebunan dan hutan, dan tiba di lokasi pada pukul 18.47 WITA.

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ketua IPI Provinsi (selaku Koordinator Pendidikan Kecamatan Toili), Kordik Kecamatan Pagimana dan Lobu, Penilik Kecamatan Luwuk, Admin Dapodik, Ketua PKBM Talang Batu Tangkiang, Ketua PKBM Salipi.

Melalui berbagai upaya ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai berharap Program Wajib Belajar 13 Tahun tidak hanya meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.

“Langkah kecil ini semoga menjadi awal dari perubahan besar. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak Banggai yang tertinggal dari pendidikan, di mana pun mereka berada,” tutup Samsul.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *