BANGGAI – Deru mesin dan sorak penonton kembali memecah keheningan sirkuit 897 Bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan, Sabtu sore (13/12/2025). Setelah lebih dari 22 tahun vakum, Kabupaten Banggai akhirnya kembali menggelar ajang balap motor melalui Gerbang Timur Open Tournament Motocross dan Grass Track 2025, sebuah kejuaraan yang menjadi penanda kebangkitan olahraga otomotif di daerah ini.
Ajang bergengsi tersebut resmi dibuka oleh Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, di hadapan penonton yang memadati area sirkuit. Pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusias, menandai kerinduan panjang masyarakat Banggai terhadap event balap motor yang selama ini nyaris tak terselenggara.
Turnamen yang digelar selama dua hari, 13–14 Desember 2025, diikuti sekitar 30 pembalap dari berbagai daerah. Selain pembalap lokal Kabupaten Banggai, sejumlah rider datang dari Sulawesi Utara, Gorontalo, Morowali, Poso, Ampana, Palu, Sigi, hingga pembalap nasional yang ikut meramaikan persaingan di lintasan tanah Bukit Halimun.

Ketua Panitia Pelaksana, Sutrisno, dalam laporannya mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa persiapan kejuaraan ini dilakukan dengan penuh keterbatasan, namun berkat kerja sama semua pihak, turnamen akhirnya dapat terlaksana dengan baik.
“Kejuaraan ini bisa berjalan karena adanya dukungan sponsor yang sifatnya tidak mengikat, serta dukungan penuh dari KONI Kabupaten Banggai. Kami juga sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang ikut mendukung kegiatan ini,” ujar Sutrisno.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pembalap senior, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet usia dini. Sejumlah pembalap cilik turut ambil bagian, baik dari Kabupaten Banggai maupun dari daerah lain seperti Poso, Manado, Bitung, Pindrang, dan Palu.
“Kehadiran pembalap cilik ini menjadi bukti bahwa olahraga otomotif masih memiliki masa depan yang cerah. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita bina sejak dini,” tambahnya.

Sebelum seremoni pembukaan resmi, suasana di arena sirkuit sempat diwarnai momen kebersamaan ketika panitia bersama masyarakat menyampaikan ucapan selamat hari lahir kepada Bupati Banggai dan Wakil Bupati Banggai. Ucapan tersebut disertai doa agar kedua pimpinan daerah senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta keberkahan oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana, KONI Kabupaten Banggai, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini selama kurang lebih dua hingga tiga bulan.
“Alhamdulillah, setelah 22 tahun, Kabupaten Banggai kembali menggelar lomba motocross dan grass track. Ini bukan hanya sekadar ajang balap, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan olahraga otomotif di daerah kita,” ungkap Bupati.
Bupati juga menaruh harapan besar terhadap pengembangan fasilitas olahraga otomotif di Banggai. Ia menyebutkan bahwa Sirkuit 897 Bukit Halimun ke depan diharapkan dapat dikembangkan menjadi sirkuit permanen yang layak menggelar kejuaraan berskala lebih besar.
“Jika sirkuit ini terus dibenahi dan dikembangkan, bukan tidak mungkin Banggai bisa menjadi tuan rumah event otomotif tingkat regional bahkan nasional,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan atlet dan hiburan masyarakat, Bupati Banggai juga mengumumkan adanya penambahan hadiah bagi juara umum. Langkah tersebut diharapkan dapat memotivasi para pembalap untuk tampil maksimal sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Banggai.
Ia berharap Gerbang Timur Open Tournament Motocross dan Grass Track tidak berhenti sebagai event sesaat, melainkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang dinantikan masyarakat serta komunitas otomotif.
Dengan mengucapkan basmalah, Bupati Banggai secara resmi membuka Gerbang Timur Open Tournament Motocross dan Grass Track 2025. Pembukaan tersebut disambut gemuruh tepuk tangan penonton dan antusiasme para pembalap yang siap menaklukkan lintasan.
Ribuan warga dari berbagai penjuru Banggai dan daerah sekitar tampak memadati arena sirkuit sejak siang hari. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa olahraga otomotif masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Banggai, sekaligus menandai kembalinya semangat balap motor yang sempat lama terhenti di Tanah Babasalan.*













