BANGGAI – Kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dari Program Makanan Bergizi (MBG) di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dilaporkan telah tertangani.
Kepala Puskesmas Toili 1 Riska S,Kep.,N,S,, menyampaikan perkembangan terakhir melalui sambungan telepon pada Senin, 13 Oktober 2025.
“Alhamdulillah, hingga kemarin semua pasien sudah kami tangani. Kondisi mereka stabil dan sudah dipulangkan,” ujarnya.
Kasus ini bermula ketika beberapa penerima manfaat program MBG mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi paket makanan yang dibagikan dalam program tersebut. Puskesmas Toili 1 segera melakukan penanganan darurat dan observasi medis.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai penyebab pasti gejala yang dialami para pasien. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai disebut tengah melakukan investigasi terhadap bahan makanan yang digunakan dalam program MBG tersebut.
Kepala Puskesmas mengimbau agar distribusi makanan ke depan memperhatikan aspek higienitas dan rantai dingin, terutama jika melibatkan makanan olahan atau siap saji.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya para pelajar.*













