BANGGAI — Lapangan Desa Pakowa Bunta, Kecamatan Nuhon, dipastikan akan berubah menjadi lautan manusia pada Selasa malam, 3 Februari 2026. Di ruang terbuka itu, ribuan warga dari berbagai penjuru diperkirakan berkumpul dalam gelaran Konser Pesta Rakyat Toton Caribo & Jacson Zeran, sebuah perhelatan yang tak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menghadirkan suasana silaturahmi hangat antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Sejak sore hari, denyut persiapan mulai terasa. Panggung berdiri megah, lampu-lampu dipasang, dan warga berdatangan dengan antusias. Bagi masyarakat, ini bukan sekadar malam konser. Ini adalah momentum kebersamaan ruang temu tanpa sekat, di mana pemimpin dan rakyat berada dalam suasana yang sama, santai, dan penuh keakraban.
Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus upaya mempererat kedekatan Bupati dan Wakil Bupati Banggai dengan masyarakat. Dalam balutan konsep pesta rakyat yang terbuka untuk umum.
Panitia pelaksana telah mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk Karang Taruna Kabupaten Banggai, pemerintah kecamatan, tokoh pemuda, hingga warga umum untuk bersama-sama meramaikan kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 20.00 WITA hingga selesai.
Bupati Banggai dijadwalkan membuka secara resmi pesta rakyat tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Banggai ini menjadi simbol bahwa kegiatan ini bukan hanya perayaan hiburan, melainkan wujud nyata kedekatan pemimpin dengan masyarakatnya.
Suasana malam kemudian akan dihangatkan oleh penampilan Toton Caribo dan Jacson Zeran, dua musisi yang dikenal luas dengan karya-karya yang dekat di hati masyarakat. Irama musik yang menggema di lapangan desa akan menyatukan warga dalam kebersamaan, tawa, dan kegembiraan.
Panitia berharap, pesta rakyat ini dapat menjadi wadah mempererat hubungan sosial, menumbuhkan suasana kebersamaan yang positif, serta menghadirkan ruang silaturahmi yang jarang terjadi dalam keseharian.
Dengan konsep terbuka dan meriah, Lapangan Desa Pakowa Bunta malam itu akan menjadi titik temu, tempat di mana hiburan, kebersamaan, dan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat berpadu dalam satu peristiwa yang dinanti warga.*













