Example 970x250

Bupati–DPRD Satu Meja di Toili, Aspirasi Warga Mengalir Untuk RKPD 2027

banner 120x600

BANGGAI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II untuk wilayah Kecamatan Batui, Batui Selatan, Moilong, Toili, Toili Jaya dan Toili Barat digelar di Desa Cendana Pura, Kecamatan Toili, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RKPD Kabupaten Banggai Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Banggai H. Amirudin dan Wakil Bupati Furqanudin Masulili, unsur pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, para camat, kepala desa, serta masyarakat dari enam kecamatan. Turut hadir Kapolsek Toili, Danramil Toili, serta Danposal Luwuk sebagai bentuk dukungan unsur Forkopimcam dan aparat keamanan terhadap proses perencanaan pembangunan daerah.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banggai, I Putu Gumi, yang juga merupakan aleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menegaskan bahwa Musrenbang Tahap II merupakan tahapan strategis dalam penyempurnaan dokumen Rancangan Awal RKPD Tahun 2027.

Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), hingga RAPBD Tahun Anggaran 2027.

“Proses ini telah diawali dengan Musrenbang desa, dilanjutkan Musrenbang kecamatan tahap I, dan sekarang tahap II. Artinya, tahapan perencanaan berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Sebagai lembaga representasi rakyat, DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan proses perencanaan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, pokok-pokok pikiran DPRD yang diintegrasikan dalam RKPD merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses yang dilaksanakan pada Februari lalu. Seluruh anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap berbagai usulan prioritas.

Dalam forum tersebut, isu penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah dari Batui hingga Toili Barat menjadi sorotan utama. Di Toili Barat, masyarakat menyampaikan apresiasi atas pembangunan dan pelebaran ruas jalan Pandan Wangi–Sindang Sari, meski masih terdapat sekitar tiga kilometer yang belum diaspal dan diharapkan dapat dilanjutkan.

Perbaikan jalan di depan Pondok Pesantren Lemah Abang yang berlubang dan menjadi akses vital penghubung antarwilayah juga diminta segera ditangani. Selain itu, lanjutan pengaspalan di Desa Mantawa–Mekar Jaya, perbaikan jalan di ibu kota Kecamatan Toili yang belum tuntas, serta perawatan ruas jalan Tolisu turut menjadi usulan prioritas.

Pembangunan Jembatan Minahaki Sentral Timur sebagai penghubung Kecamatan Moilong dan Toili dinilai mendesak untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Sementara di Kecamatan Batui Selatan, masyarakat mengusulkan lanjutan pembangunan infrastruktur di Desa Masungkang dan Suka Maju.

Melalui Musrenbang Tahap II ini, diharapkan seluruh usulan prioritas dapat terakomodasi dalam RKPD 2027, sehingga pembangunan di Kabupaten Banggai semakin merata dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat di enam kecamatan tersebut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *