Example 970x250

Ukhuwah Tak Sekadar Seremoni: Bupati Amirudin Bawa Janji Nyata untuk Santri Toili

banner 120x600

BANGGAI – Gema selawat dan aroma kebersamaan memenuhi halaman Masjid Al Muhayat, Kecamatan Toili, pada Jumat malam (10/4/2026). Di bawah langit malam yang cerah, keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam menggelar tradisi Halal Bihalal, sebuah momentum tahunan yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh ketakwaan para santri dan masyarakat sekitar.

​Acara yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar pertemuan seremonial. Kehadiran Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, S.P., M.M., M.P., bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan agama dan pemerintah daerah.

​Kabar Baik untuk Dunia Pendidikan Pesantren

​Dalam sambutannya, Bupati Amirudin memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Ponpes Darussalam dalam mencetak generasi religius. Namun, yang paling dinantikan adalah komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Banggai terhadap pengembangan infrastruktur pesantren.

​“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan Ponpes Darussalam. Insyaallah tahun ini akan dibangun gedung kelas bertingkat, disusul pembangunan asrama putra, dan diharapkan asrama putri juga dapat segera direalisasikan,” tegas Bupati Amirudin.

​Ia menambahkan bahwa tim teknis akan segera melakukan evaluasi guna memastikan pengerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat secara bertahap. Kabar ini disambut dengan rasa syukur oleh ratusan santri dan tenaga pendidik yang memadati lokasi acara.

​Tausiyah: Fondasi Akhlak di Tengah Masyarakat

​Puncak kekhusyukan malam itu terasa saat Ust. Syamsuddin Nur Maqqa, S.Q., M.A. naik ke atas mimbar. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak sekadar menjadikan Islam sebagai identitas, melainkan mengimplementasikan nilai-nilainya sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.

​Pimpinan Ponpes Darussalam, KH. Ahmad Muthohar, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian besar dari pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, dukungan fasilitas fisik dari pemerintah adalah amanah yang akan dibayar dengan peningkatan kualitas pendidikan bagi para santri.

​Sinergi Tanpa Sekat

​Malam semakin larut, namun semangat tak memudar. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi bersalam-salaman yang mencairkan batasan antara pejabat pemerintah, tokoh agama, dan warga.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Toili, perwakilan BUMD, serta sejumlah tokoh pimpinan organisasi keagamaan Kabupaten Banggai. Kehadiran mereka seolah menjadi saksi bahwa di pundak para santri inilah, masa depan Banggai yang religius dan berkemajuan sedang dititipkan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *