Example 970x250

Warga Terdampak Abrasi di Nambo Lempek Baru Akhirnya Terima Bantuan Pemda

banner 120x600

BANGGAI – Setelah menanti dalam kecemasan akibat gerusan ombak yang terus mendekati permukiman, warga Kelurahan Nambo Lempek Baru, Kecamatan Nambo, akhirnya menerima bantuan dari pemerintah daerah, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai sebagai bentuk respons atas abrasi pantai yang dalam beberapa waktu terakhir kian mengkhawatirkan. Sejumlah rumah warga dilaporkan berada dalam kondisi rawan, terutama saat air laut pasang dan cuaca ekstrem melanda pesisir.

Abrasi yang terjadi secara bertahap telah mengikis bibir pantai dan mempersempit jarak antara garis pantai dan hunian warga. Kondisi ini membuat masyarakat hidup dalam rasa waswas, terutama pada malam hari ketika deburan ombak terdengar semakin dekat.

Meski dihantui kekhawatiran, warga tetap bertahan. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban sekaligus menghadirkan solusi jangka panjang.

Upaya itu mulai membuahkan hasil setelah pemerintah kelurahan secara aktif membangun komunikasi dan melaporkan kondisi terkini kepada Pemerintah Kabupaten Banggai. Lurah Nambo Lempek Baru, Domiri Milo Hi Kader, bersama Sekretaris Kelurahan Masri Hulopi, disebut intens menyampaikan perkembangan situasi warganya agar segera mendapat penanganan.

Respons pemerintah daerah pun terwujud melalui penyaluran bantuan kepada keluarga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus menjadi penguat moril di tengah situasi sulit.

Masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banggai, H. Amirudin, atas perhatian yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran pemerintah di tengah ancaman abrasi bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan keberpihakan terhadap keselamatan warga.

“Saat ombak besar datang, kami selalu khawatir. Bantuan ini membuat kami merasa diperhatikan,” ungkap salah seorang warga dengan nada haru.

Peristiwa ini menjadi cerminan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Namun demikian, warga berharap langkah penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat semata. Penanganan permanen seperti pembangunan tanggul atau penguatan garis pantai dinilai mendesak untuk mencegah dampak yang lebih luas di masa mendatang.

Semangat gotong royong yang terbangun hari ini menjadi modal sosial yang kuat bagi warga Nambo Lempek Baru. Di tengah keterbatasan, mereka memilih bertahan dan percaya bahwa perhatian pemerintah akan terus hadir hingga persoalan abrasi benar-benar tertangani.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *