Example 970x250

Gerak Cepat Kapolsek Lamala, Terduga Pelaku Percobaan Pencurian Baterai Tower Berhasil Diamankan

banner 120x600

BANGGAI — Laporan masyarakat terkait percobaan pencurian baterai tower di Desa Bonebakal, Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, langsung direspons jajaran Polsek Lamala.

Tak menunggu waktu lama, Kapolsek Lamala bersama anggotanya bergerak melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan warga pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah baterai tower telah dibuka dan dikeluarkan dari tempatnya. Namun, barang tersebut belum sempat dibawa oleh para terduga pelaku.

Di sekitar lokasi, polisi juga menemukan sebuah mobil double cabin warna putih bernomor polisi DP 8195 GN yang diduga digunakan para pelaku. Kendaraan tersebut dalam kondisi rusak setelah diamuk massa.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi tersebut melibatkan tiga orang. Para pelaku diduga masuk ke area tower dengan cara memanjat pagar tembok.

Kapolsek Lamala bersama personelnya kemudian tidak berhenti pada pemeriksaan TKP. Penyelidikan segera dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari masyarakat untuk melacak keberadaan para terduga pelaku.

Sekitar pukul 10.20 Wita, polisi memperoleh informasi dari warga di wilayah Sirom mengenai seseorang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Orang itu diketahui hendak menumpang kendaraan warga, namun tidak mendapatkan tumpangan dan kemudian memilih menggunakan jasa ojek menuju arah Masama.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti. Tiga anggota kepolisian melakukan pencarian dan pengejaran hingga akhirnya berhasil menemukan seorang terduga pelaku di sekitar pertigaan Tugu Puskesmas Tangeban.

Terduga pelaku yang diamankan berinisial M (26), warga Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Ia diketahui bekerja sebagai nelayan.

Dari penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit mobil double cabin warna putih, kunci pas, telepon seluler merek OPPO, linggis, serta jaket dan kaus.

Rangkaian tindakan tersebut memperlihatkan bagaimana laporan masyarakat ditindaklanjuti dari pengecekan lokasi, pengumpulan informasi hingga pencarian terhadap terduga pelaku.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengungkap keberadaan dua orang lainnya yang diduga terlibat serta mendalami seluruh rangkaian kejadian.

Polisi juga tetap mengedepankan proses hukum dan asas praduga tak bersalah dalam penanganan perkara tersebut.(Ay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *