BANGGAI – Sore menjelang berbuka puasa, di Jalan Jenderal Ahmad Yani depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Luwuk tampak berbeda dari biasanya. Menjelang berbuka puasa, Ketua PN Luwuk, Suhendra Saputra, hadir langsung di tepi jalan, membagikan paket takjil kepada masyarakat. Tidak sendirian, ia didampingi para pegawai pengadilan dan pengurus Dharmayukti Karini Cabang Luwuk.
Hari ke-23 Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi momen bagi Suhendra Saputra untuk menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dijalankan di ruang sidang, tetapi juga di tengah masyarakat. Dengan latar belakang sebagai aktivis kemanusiaan, ia menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari filosofi kepemimpinannya.

Kegiatan Public Campaign pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) ini dipadukan dengan pembagian 400 paket takjil. Suhendra terlihat turun ke jalan, menyapa masyarakat, dan memastikan paket-paket takjil diterima langsung oleh para pengendara yang melintas.
“Integritas tidak hanya tentang aturan dan birokrasi bersih,” kata Suhendra Saputra, “tetapi juga tentang kehadiran lembaga peradilan yang peduli dan dekat dengan masyarakat.” Pesan ini diperkuat melalui poster kampanye antikorupsi yang dibawa para pegawai, seperti “Berani Jujur Hebat”, “Stop Corruption”, dan “No Gratifikasi.”
Kehadiran Suhendra Saputra bersama sang istri, selaku Ketua Dharmayukti Karini Cabang Luwuk, menjadi simbol sinergi antara pimpinan dan organisasi pendamping lembaga peradilan. Bersama pengurus Dharmayukti Karini, mereka membantu membagikan takjil, menebar pesan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat citra lembaga peradilan yang humanis.

Sebelumnya, PN Luwuk juga menggelar buka puasa bersama para pegawai dan insan media di Kabupaten Banggai. Aktivitas itu menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pengadilan dan media.
Bagi Suhendra Saputra, Ramadan bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga momen untuk menunjukkan kepedulian, menanamkan nilai integritas, dan membangun kepercayaan publik. Kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat menjadi teladan bagi seluruh jajaran pengadilan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PN Luwuk berharap pesan tentang kejujuran, pelayanan bersih, dan kepedulian sosial semakin mengakar di masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.*













