Example 970x250

Petani Taliabo Meninggal Mendadak di Mangkio Luwuk, Bawa Uang Rp101 Juta

banner 120x600

BANGGAI – Seorang pria berinisial ZU (58), warga Kabupaten Pulau Taliabo, Provinsi Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Korban yang diketahui berprofesi sebagai petani itu ditemukan pertama kali oleh pemilik rumah, Wa Ode Masuli (44), dalam kondisi terbaring di kamar dengan posisi menghadap ke atas dan kedua tangan terlipat di atas perut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Banggai, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa saksi sempat berupaya membangunkan korban. Namun, tidak ada respons dan kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan kaku.

“Sekitar pukul 06.00 Wita saksi melihat korban terbaring di dalam kamar, kemudian mencoba membangunkan, namun tidak ada gerakan. Karena curiga, saksi memanggil warga lain termasuk anak korban,” ujar Arifin.

Dari keterangan yang dihimpun, sehari sebelumnya atau Senin (16/3/2026) sekitar pukul 20.00 Wita, korban sempat berpamitan menuju Pelabuhan Feri Luwuk di Kelurahan Karaton untuk mengambil uang hasil penjualan kopra.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 07.00 Wita, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Banggai bersama personel Polsek Luwuk langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak kriminal,” tegasnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Luwuk untuk dilakukan visum luar oleh tim forensik yang didampingi Unit Identifikasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, selain lebam mayat.

Polisi juga menemukan tas milik korban yang berisi pakaian, sejumlah obat-obatan, serta uang tunai sebesar Rp101.743.000.

“Berdasarkan keterangan anak korban, almarhum sebelumnya sempat mengeluhkan sakit demam saat bertemu di Pelabuhan Feri,” tambah Arifin.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polisi memastikan, peristiwa ini tidak mengarah pada unsur pidana dan diduga korban meninggal akibat kondisi kesehatan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *