BANGGAI — Jumpa, Bakti, dan Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) IV tingkat Kabupaten Banggai resmi digelar di lokasi wisata permandian Sandakan, Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, Kamis (17/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari PMI Kabupaten Banggai, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Mujiono.
Pelaksanaan Jumbara PMR IV tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI).
Sebelum pembukaan Jumbara, berdasarkan keterangan panitia pelaksana, PMI Banggai terlebih dahulu menggelar Apel Peringatan HUT ke-81 PMI yang dirangkaikan dengan defile perwakilan PMR dari setiap kecamatan.
Jumbara PMR IV tingkat Kabupaten Banggai berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota PMR untuk memperkuat keterampilan, kepedulian sosial, semangat kemanusiaan, serta kebersamaan antarpeserta.
Dalam sambutannya, berdasarkan keterangan yang disampaikan PMI Banggai, Asisten I Mujiono memberikan apresiasi terhadap peran PMI yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di daerah.
“81 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan bahwa PMI telah menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian dan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat,” ungkap Mujiono.
Mujiono juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Banggai akan terus mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan PMI.
“Karena kerja-kerja kemanusiaan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Di momentum HUT ke-81 PMI tersebut, berdasarkan informasi dari PMI Kabupaten Banggai, organisasi kemanusiaan itu juga menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI tahun 2026.
Ketua PMI Kabupaten Banggai, Fuad Muid, dalam keterangannya mengatakan Mukerkab menjadi forum untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun rencana kerja PMI Banggai untuk satu tahun ke depan.
“Semoga PMI ke depan lebih eksis dan lebih maju,” ujar Fuad.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Sekretaris PMI Sulawesi Tengah, Sukri, pelaksanaan Jumbara diharapkan tidak hanya menonjolkan aspek kompetisi, tetapi juga memperkuat nilai kekeluargaan dan gotong royong.
“Jangan ada kompetisi tapi kekeluargaan yang kita bangun,” tuturnya.
Mujiono juga berharap Mukerkab PMI Banggai dapat menghasilkan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya memperkuat kapasitas relawan, meningkatkan pelayanan donor darah dan kesiapsiagaan bencana, serta memperluas kerja sama dengan pemerintah.
Masih berdasarkan informasi PMI Kabupaten Banggai, pada kesempatan tersebut PMI Banggai menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada PMI Sulawesi Tengah.
Penyerahan donasi tersebut menjadi bagian dari kepedulian PMI Banggai terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memperkuat peran PMI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.*/Ay













