Example 970x250

Gabungan Fakultas Universitas Tompotika 22 Gelar Aksi Sosial Peduli Sumatra

banner 120x600

BANGGAI – Gabungan Fakultas Universitas Tompotika 22 (GAFATIKA 22) kembali menunjukkan kepedulian mereka terhadap sesama melalui aksi sosial bertajuk Peduli Sumatra. Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Banjir besar yang terjadi di tiga provinsi tersebut menyebabkan puluhan ribu warga harus mengungsi. Banyak rumah warga rusak, fasilitas umum tidak dapat digunakan, dan aktivitas ekonomi lumpuh. Situasi ini membuat masyarakat terdampak harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Gambar meja kerja

Melihat kondisi tersebut, GAFATIKA 22 tergerak menggalang dana di pusat keramaian Kota Luwuk, Kabupaten Banggai. Aksi ini mengajak masyarakat luas untuk ikut membantu meringankan beban saudara-saudara yang tengah dilanda kesulitan di Sumatra.

“Kami melihat duka dan kecemasan yang dirasakan saudara-saudara kita di Sumatra. Namun kami juga melihat harapan harapan yang tumbuh ketika tangan-tangan baik bersatu,” ujar Adit koordinator kegiatan.

Ia menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud persatuan dan kepedulian tanpa batas antarwarga bangsa.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa membawa poster ajakan solidaritas dan membuka posko penggalangan dana. Respons masyarakat Luwuk tampak positif; banyak warga yang berhenti untuk memberikan donasi, mulai dari uang tunai hingga bantuan lainnya.

GAFATIKA 22 berharap, aksi sederhana ini dapat menjadi lentera bagi para penyintas banjir di Sumatra.

“Sekecil apa pun bantuan, akan sangat berarti bagi mereka. Mari menjadi cahaya untuk saudara-saudara kita yang sedang berjuang,” tambah Adit.

Penggalangan dana direncanakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sebelum seluruh bantuan disalurkan melalui lembaga dan jalur distribusi terpercaya.

Aksi ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat Luwuk dan Banggai tetap hidup. Di tengah musibah, kebaikan kembali menemukan jalannya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *