BANGGAI — Pemerintah Kecamatan Luwuk Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui program rutin bertajuk Kamis Bersih Lingkunganku atau “Kamis Berlianku”.
Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Kamis ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur kelurahan dan desa, RT/RW, kader posyandu, karang taruna, dinas terkait, hingga warga setempat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Sejumlah fasilitas publik menjadi fokus utama dalam aksi bersih-bersih ini, di antaranya saluran drainase, jaringan suplai air bersih, jalan raya, jalan lingkungan, hingga jalur perpipaan menuju area perkebunan warga. Selain itu, kegiatan juga menyasar titik-titik pembuangan sampah ilegal yang kerap menjadi sumber pencemaran lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Luwuk Selatan, Muhammad Taufan Pawata, turun langsung memantau jalannya kegiatan pada Kamis (11/6/2026) di beberapa wilayah, yakni Kelurahan Maahas, Kelurahan Tanjung Tuwis, dan Kelurahan Kompo. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya hidup bersih serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan asri,” ujarnya.
Taufan juga menyampaikan apresiasi kepada dinas teknis yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dinas Lingkungan Hidup berperan dalam pengangkutan sampah, Dinas Pemadam Kebakaran melakukan penyemprotan sedimentasi pada drainase di jalan nasional Kelurahan Kompo, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pengerukan saluran drainase yang mengalami penyumbatan.
Melalui program “Kamis Berlianku”, Pemerintah Kecamatan Luwuk Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (Ai/DKISP)













