BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai kembali membuka ruang bagi para pencari kerja melalui penyelenggaraan Job Fair 2026 di Gedung Graha Pemda Luwuk, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 812 lowongan pekerjaan dari 21 perusahaan disediakan, termasuk 580 peluang kerja di luar negeri, sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran dan memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, itu mengusung tema Gerbang (Gerakan Banggai) Produktif Sejahtera: Bersinergi Membangun Negeri, Mewujudkan Generasi Produktif, Mandiri, dan Siap Kerja dalam rangka HUT ke-66 Kabupaten Banggai dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di hadapan peserta dan perwakilan perusahaan, Furqanuddin menegaskan bahwa Job Fair bukan sekadar agenda tahunan atau kegiatan perekrutan tenaga kerja. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Job Fair bukan sekadar kegiatan rekrutmen tenaga kerja, tetapi merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat,” kata Furqanuddin.
Ia menilai, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menghadirkan fasilitas yang mampu mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Langkah itu dinilai menjadi salah satu strategi konkret untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah.
“Pemerintah daerah terus berupaya menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis pada sumber daya manusia lokal,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Welly Ismail, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan Job Fair keempat sejak program tersebut digelar di Kabupaten Banggai.
Sebanyak 21 perusahaan ikut ambil bagian dengan membuka 29 jenis jabatan dan menyediakan 812 lowongan kerja. Dari jumlah itu, 580 lowongan merupakan kesempatan bekerja di luar negeri.
Selain menjadi ajang perekrutan tenaga kerja, Job Fair juga menghadirkan berbagai layanan pendukung. Masyarakat dapat mengurus Kartu Pencari Kerja (AK-1) secara gratis, memperoleh informasi dunia kerja, mengikuti promosi produk UMKM, donor darah, pasar murah, hingga berkesempatan memperoleh doorprize.
Dalam kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan pembayaran klaim dengan nilai mencapai Rp43,59 miliar. Pemerintah Kabupaten Banggai juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai konsisten melaporkan informasi lowongan kerja dan penempatan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Pemerintah Kabupaten Banggai menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses terhadap lapangan kerja menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Job Fair 2026, pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja lokal terserap ke dunia industri sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Banggai di tingkat nasional rmaupun internasional.(Ai).













