BANGGAI – Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banggai pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang sangat mengesankan. Hingga 29 November 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil menghimpun PAD sebesar Rp247,9 miliar, atau setara dengan 84,18 persen dari target Rp294,5 miliar. Angka ini sekaligus menandai pertumbuhan sebesar 26,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebuah lonjakan yang mencerminkan semakin efektifnya pengelolaan pendapatan daerah.
Salah satu pilar utama keberhasilan ini adalah sektor pajak daerah, yang menjadi motor penggerak penerimaan. Dari target Rp138,1 miliar, realisasi pajak daerah telah mencapai Rp118,6 miliar, setara dengan 85,8 persen. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2023 realisasi pajak daerah tercatat Rp 68,2 miliar (66,02 persen), dan meningkat menjadi Rp 75,6 miliar (69,5 persen) pada 2024.
Tahun 2025 bahkan mencatat keberhasilan lebih, dua jenis pajak berhasil melampaui target, yaitu Pajak Air Tanah dengan realisasi 105,3 persen atau Rp21,25 miliar, serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor yang mencapai 100,80 persen atau Rp17,33 miliar. Lonjakan ini menegaskan bahwa reformasi pelayanan dan kebijakan pemungutan pajak yang dilakukan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.
Kepala Bapenda Banggai, Irfan Poma, menekankan bahwa keberhasilan tersebut tak lepas dari strategi pemerintah daerah yang mengedepankan dua pendekatan utama, intensifikasi dan ekstensifikasi. Dalam aspek intensifikasi, Bapenda melakukan pembenahan kelembagaan, meningkatkan kapasitas pengelolaan PAD, serta menyederhanakan prosedur administrasi agar lebih cepat, transparan, dan mudah diakses wajib pajak. Sementara pada sisi ekstensifikasi, Bapenda aktif menggali potensi pajak baru, memastikan seluruh objek pajak terdata, serta memaksimalkan sektor-sektor yang dapat memberikan kontribusi optimal terhadap penerimaan daerah.
Lebih jauh, Bapenda terus memperkuat pengelolaan pajak dengan pendekatan yang humanis, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Dengan capaian ini, PAD Banggai tahun 2025 tidak hanya menunjukkan tren positif, tetapi juga menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun fondasi fiskal yang kuat, berkelanjutan, dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Irfan Poma menutup penjelasannya dengan harapan bahwa menjelang akhir tahun, seluruh pajak daerah dapat terealisasi 100 persen. Bapenda, sebagai leading sektor, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menyederhanakan prosedur, serta memastikan pemantauan kepatuhan dan verifikasi berjalan optimal demi peningkatan penerimaan daerah.*













