BANGGAI — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi kejelasan visi dan misi pembangunan Kabupaten Banggai dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Ia menantang seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai untuk meninggalkan pola kerja lama dan berani melakukan transformasi birokrasi.
Tantangan tersebut disampaikan Zudan saat memberikan pengarahan kepada jajaran ASN Pemkab Banggai di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Kecamatan Luwuk Selatan, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan informasi Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai, kunjungan kerja Kepala BKN RI bersama Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Akhmad Syauki, tersebut juga mencakup peninjauan fasilitas Banggai Command Center.
Dalam arahannya, Zudan menegaskan bahwa visi pembangunan daerah yang jelas harus diikuti perubahan cara kerja aparatur. Sembilan misi pembangunan Kabupaten Banggai membutuhkan ASN yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik.
Ia memaparkan tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian dalam transformasi birokrasi.
Pertama, penerapan meritokrasi dalam manajemen kepegawaian dengan menempatkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja sebagai dasar pengelolaan ASN.
Kedua, digitalisasi untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan.
Ketiga, perubahan pola pikir (mindset) agar ASN lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.
Menurut Zudan, ketiga aspek tersebut merupakan fondasi untuk membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia bahkan mengaku telah mengunjungi lebih dari 400 kabupaten/kota di Indonesia. Dari pengalaman tersebut, Zudan menilai visi dan misi pembangunan Kabupaten Banggai memiliki arah yang sangat jelas.
“Saya sudah berkeliling lebih dari 400 kabupaten kota, ini salah satu visi misi yang sangat jelas, klir,” ujar Zudan.
Selain memberikan pengarahan, Kepala BKN RI juga meninjau Banggai Command Center. Ia mengapresiasi kesiapan infrastruktur digital yang dikembangkan Pemkab Banggai untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan pengambilan keputusan berbasis teknologi.
“Dengan inovasi di command center, rekan-rekan bisa naik kelas dari Smart City menuju Save City,” katanya.
Sementara itu, Bupati Banggai Amirudin menyambut baik kunjungan kerja Kepala BKN RI bersama rombongan. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas manajemen ASN, terutama melalui pengembangan kompetensi, penegakan disiplin, dan transformasi digital kepegawaian.
“Kami berharap pertemuan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus ruang refleksi bagi seluruh ASN untuk mengevaluasi kembali kualitas pengabdian masing-masing,” ujar Amirudin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko dan para pimpinan perangkat daerah. */Ay













