BANGGAI – Di tengah ruangan yang dipenuhi semangat kebersamaan, sejarah kecil namun penuh makna tercipta di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai pada Senin (8/12/2025). Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., berdiri di hadapan para anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 08 untuk mengukuhkan pengurus baru periode 2025–2030. Suasana hening sejenak, seolah memberi ruang bagi semua yang hadir untuk meresapi pentingnya momen itu.
Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi lebih dari itu, ia adalah peneguhan tekad. RAPI, dengan motto yang melekat kuat “Rukun di udara, Akrab di darat, Iman di hati,” kembali menegaskan eksistensinya sebagai jembatan informasi yang tak tergantikan, terutama di daerah yang sering bersandar pada komunikasi radio sebagai sumber kabar pertama dalam masa krisis.
Para anggota RAPI dikenal dengan etika yang melekat di setiap langkah, patuh, jujur, santun, tenggang rasa, dan penuh tanggung jawab. Mereka bukan hanya penggiat komunikasi radio mereka adalah penjaga kepekaan sosial, penggerak gotong royong, dan pribadi-pribadi dengan daya juang yang terus menyala untuk bangsa.
Hari itu, Ketua RAPI Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan pesan yang menggugah. Di tengah cuaca yang tak bisa lagi diterka, RAPI harus tampil sebagai benteng pertama informasi kebencanaan.
“Kita ini organisasi komunikasi radio yang punya kemampuan dan legalitas. Dengan perangkat yang kita miliki, kita harus jadi mata dan telinga pemerintah daerah serta pihak terkait,” tuturnya, tegas namun penuh harapan.
Bupati Banggai menambahkan bobot pada momen tersebut dengan pesan yang membuat ruangan seakan turut merapatkan barisan.
“RAPI harus tetap menjadi garda terdepan komunikasi radio, terutama dalam kondisi darurat dan situasi yang menuntut kecepatan informasi, termasuk di daerah-daerah yang belum tersentuh jaringan internet,” ucapnya, sebuah kalimat yang terasa seperti kompas moral bagi seluruh anggota.
Dalam penegasannya, Bupati menyampaikan apresiasi tulus atas dedikasi RAPI selama ini. Dari penanganan bencana, dukungan sosial, hingga keterlibatan dalam berbagai event daerah nama RAPI hadir sebagai mitra yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mengabdi.
Pemerintah Kabupaten Banggai berjanji terus memberikan dukungan terhadap program-program RAPI, terutama yang selaras dengan arah pembangunan daerah. Dukungan ini menjadi bahan bakar penting bagi organisasi yang mengandalkan ketulusan dan loyalitas sebagai landasan utama.
Pengukuhan itu ditutup dengan harapan yang terasa mengalir di udara, RAPI Wilayah 08 siap mengukir babak baru. Dengan kepengurusan yang segar, semangat yang menyala, dan komitmen yang tak pernah padam, mereka siap menjadi penjaga informasi bukan hanya sekadar penyampai pesan, melainkan garda yang membuat masyarakat merasa lebih aman, lebih terhubung, dan lebih diperhatikan.
Sebuah langkah kecil yang terasa besar. Sebuah momen yang membuat siapa pun yang menyaksikannya tahu: komunikasi bukan sekadar suara di udara, melainkan nyawa dalam setiap upaya menjaga keselamatan dan kemajuan daerah.**













