MOROWALI UTARA – Personel Polres Morowali Utara (Morut) bersama personel Brimob dibantu personel TNI dari kompi senapan B yon 714 Poso turun langsung mengamankan lokasi perkelahian antarwarga yang terjadi Desa Mohoni Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara. Sabtu (19/7/2025).
Perkelahian tersebut melibatkan dua desa yakni Desa Keuno dan Desa Bimor Jaya Kecamatan Petasia Timur.
Akibat kejadian tersebut empat orang warga mengalami luka-luka. Satu diantaranya mengalami luka parah atas nama Yoel Lambayu warga Keuno dan saat ini dirawat di RS Kolonodale, sementara tiga orang lainnya mengalami luka ringan, mereka adalah Libernan, Baco Malingati warga Desa Keuno, dan Samuel warga Desa Bimor Jaya. Selain menelan korban luka, satu pondok dilaporkan habis terbakar.
Diduga permasalahan tersebut akibat pengaruh minuman keras oleh sejumlah warga di lokasi acara pengucapan syukur (Padungku) di Desa Keuno.
Untuk mengantisipasi bentrokan kembali membesar, sejumlah 140 personel gabungan Polri dan TNI disiagakan di batas kedua desa.
Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K didampingi oleh Wakapolres Morowali Utara, Camat Petasia Timur, Danki Brimob Kompi I Yon C Pelopor dan Danki Senapan B 714 Poso Kapolres Morowali Utara mengimbau seluruh warga agar tetap tenang dan menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita Hoaks yang berkembang yang ingin memperkeruh keadaan.
“Untuk satu pelaku telah kami amankan di Polres Morowali Utara, percayakan kasus tersebut kepada Polres Morowali Utara. Kondisi Desa Keuno dan Desa Bimor Jaya sementara kondusif.” Ungkap Akbp Reza.
Hingga pagi ini, Minggu 20 Juli 2025 Personel Polres Morowali Utara dibantu personel Brimob Lemboroma dan Brimob Morowali masih disiagkan di lokasi dan kondisi terpantau kondusif. (**)













