Example 970x250

Dipicu Miras, Perselisihan Ayah-Anak di Kintom Berakhir Damai

banner 120x600

BANGGAI – Perselisihan antara seorang ayah dan anak kandung di Desa Solan Baru, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, berakhir damai setelah dimediasi aparat kepolisian, Senin (23/3/2026).

Peristiwa itu bermula pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 18.00 WITA, saat ST (64) tengah berada di rumahnya. Situasi mendadak berubah ketika anaknya, WS (31), datang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Gambar meja kerja

Dalam keadaan emosi, WS meluapkan kemarahannya dengan memarahi sang ayah hingga meminta orang tuanya keluar dari rumah. Cekcok pun tak terhindarkan. Ketegangan meningkat ketika WS mengamuk dan melempar bagian rumah, memicu kekhawatiran warga sekitar.

Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, mengatakan pihaknya melalui Bhabinkamtibmas segera turun tangan untuk meredam situasi dan mencegah konflik berkembang lebih jauh.

“Petugas langsung melakukan mediasi dan memberikan pembinaan, khususnya kepada anak agar tidak lagi mengonsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindakan agresif,” ujarnya.

Dalam proses mediasi, pendekatan persuasif dilakukan dengan menekankan pentingnya menjaga hubungan keluarga. Bhabinkamtibmas juga mengingatkan WS agar menghormati orang tua, terlebih dalam kondisi usia lanjut, serta menjaga sikap di tengah lingkungan masyarakat.

“Anak memiliki peran penting sebagai penopang keluarga. Selain itu, menjaga lisan dan perilaku juga penting agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan,” tambahnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. WS akhirnya menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada ayahnya, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu konflik domestik, sekaligus menegaskan pentingnya peran aparat dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keharmonisan lingkungan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *