BANGGAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai kembali menjadi rujukan dalam pengembangan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Keberhasilan berbagai program yang dijalankan Pemkab Banggai menarik perhatian DPRD Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, yang melakukan kunjungan kerja sekaligus studi komparasi untuk mempelajari praktik pembangunan dan pelayanan publik di daerah tersebut.
Rombongan DPRD Maros yang dipimpin Ketua DPRD Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, diterima langsung oleh Bupati Banggai Amirudin di Ruang Rapat Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan menggali pengalaman, strategi, dan praktik terbaik yang diterapkan Pemkab Banggai dalam merancang serta melaksanakan program pembangunan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Kami ke sini ingin banyak belajar dari Pemda Banggai, sekiranya ada hal-hal yang bisa kami implementasikan di Kabupaten Maros,” ujar Muhammad Gemilang Pagessa.
Menyambut kunjungan tersebut, Bupati Banggai Amirudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan DPRD Maros yang memilih Kabupaten Banggai sebagai lokasi studi komparasi. Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam pemaparannya, Bupati Amirudin memperkenalkan profil Kabupaten Banggai, mulai dari kondisi geografis, struktur birokrasi, hingga potensi sumber daya alam yang menjadi penopang pembangunan daerah.
Ia menjelaskan, sektor minyak dan gas bumi (migas) masih menjadi sumber pendapatan utama Kabupaten Banggai dan merupakan salah satu yang terbesar di Pulau Sulawesi. Meski demikian, Pemkab Banggai terus mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan lainnya agar pertumbuhan ekonomi tidak bergantung pada industri migas semata.
Menurut Bupati, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, dan pariwisata memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain mempelajari strategi pembangunan daerah, rombongan DPRD Maros juga mendalami dua isu strategis yang menjadi perhatian utama, yakni pemberdayaan masyarakat desa dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kedua materi tersebut dipaparkan secara rinci oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banggai. Diskusi berlangsung interaktif dengan saling bertukar pengalaman mengenai kebijakan, inovasi, dan tantangan yang dihadapi masing-masing daerah.
Tak hanya mengikuti sesi diskusi, rombongan DPRD Maros juga mengunjungi Banggai Command Center yang dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai.
Di pusat kendali informasi tersebut, Bupati Banggai Amirudin bersama Kepala Dinas KISP Banggai, Lesmana P. Kulab, memaparkan sistem integrasi data lintas sektor yang dikembangkan Pemkab Banggai.
Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memantau berbagai layanan publik secara digital dan real time melalui dashboard informasi yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, mempercepat pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat transparansi penyelenggaraan pemerintahan.
Kunjungan kerja DPRD Maros diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kerja sama antardaerah dalam pengembangan tata kelola pemerintahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemberdayaan masyarakat desa, serta penguatan pelayanan publik berbasis digital. Dengan kolaborasi tersebut, Pemkab Banggai dan DPRD Maros diharapkan dapat saling mengadopsi inovasi untuk mendorong pembangunan daerah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. (Ai)













