Example 970x250

Jelang Ramadhan, Polisi Sisir Pasar Simpong: Harga Beras Stabil, Stok Aman

banner 120x600

BANGGAI – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok mulai dirasakan masyarakat. Menjawab keresahan itu, Unit II Tipidter Satreskrim Polres Banggai bersama dinas terkait Kabupaten Banggai turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan harga beras di Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Minggu (15/2/2026) pagi.

Sejak pukul 09.00 Wita, petugas menyambangi kios-kios pengecer. Karung beras diperiksa, stok dihitung, dan harga jual dicocokkan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga yang kerap muncul menjelang hari besar keagamaan.

Gambar meja kerja

Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, melalui Kasat Reskrim AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi yang masih terkendali.

“Dari hasil pengawasan, harga beras masih relatif stabil dan tidak ditemukan penjualan di atas HET. Stok juga tersedia dan dalam kondisi aman,” ujarnya.

Di sejumlah kios seperti Teguh dan Crut Star, beras premium dijual Rp15.500 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.500 per kilogram. Sementara di Kios Sudartik, harga beras premium dan medium juga berada pada angka yang sama. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan pokok jelang Ramadhan.

Selain pengecekan, petugas juga memberikan imbauan tegas kepada para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan harga dan tidak melakukan spekulasi yang dapat memicu keresahan. Kepolisian menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala bersama instansi terkait guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Dengan pengawasan intensif ini, Polres Banggai berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang. Harga yang terkendali dan stok yang aman diharapkan mampu menjaga daya beli warga, sehingga ibadah di bulan suci dapat dijalani dengan khusyuk tanpa dibayangi kekhawatiran kebutuhan dapur.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *