Example 970x250

Kanit Intelkam Polsek Kintom Ingatkan Nelayan: Keselamatan dan Disiplin Nomor Satu

banner 120x600

BANGGAI – Suara gelak tawa dan percakapan riang memenuhi ruang rapat Kantor Camat Nambo. Jumat (19/12/2025). Puluhan nelayan dari Desa Lumbe, Desa Sayambongin, dan Kelurahan Lontio berkumpul dengan semangat tinggi, menantikan momen penting bagi aktivitas mereka di laut. Mereka bukan hanya datang untuk menerima bantuan mesin katinting, tetapi juga untuk mendengar arahan penting dari aparat keamanan.

Iptu Saleh Silo, Kanit Intelkam Polsek Kintom, hadir mewakili Kapolsek. Dengan suara tegas namun ramah, ia mengingatkan para nelayan tentang keselamatan saat melaut.

“Bantuan ini harus digunakan sebaik-baiknya. Keselamatan diri sendiri dan rekan saat melaut adalah prioritas utama. Jangan sampai risiko membahayakan diri atau orang lain,” tegasnya.

Di sela-sela arahan, seorang nelayan dari Desa Lumbe, Sahri Toindeng, tersenyum sambil memegang mesin baru miliknya.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Mesin lama sering mogok, sekarang kami bisa lebih cepat dan aman melaut,” ujarnya.

Sahril menambahkan bahwa arahan dari aparat membuatnya lebih waspada terhadap keselamatan di laut, terutama saat ombak tinggi atau cuaca buruk.

Camat Nambo, Zubhan Ahmad, yang juga hadir, menjelaskan bahwa bantuan ini berasal dari Dana Pelimpahan Kewenangan Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa mesin katinting ini adalah milik kelompok nelayan yang menerima bantuan, dan tidak boleh dijual atau dipindahtangankan.

“Bantuan ini diharapkan meningkatkan produktivitas nelayan dan menunjang perekonomian masyarakat pesisir,” katanya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tertib. Dari Desa Lumbe, 10 nelayan dari dua kelompok menerima mesin HONDA 9 PK. Desa Sayambongin mendapat 5 mesin HONDA 9 PK untuk satu kelompok, sementara Kelurahan Lontio menerima 5 mesin HONDA 13 PK. Para nelayan tampak antusias mencoba mesin baru mereka, saling berbagi pengalaman dan strategi melaut.

Sementara itu, Iptu Saleh juga mengingatkan agar masyarakat tetap bersyukur dan menjaga keamanan menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

“Kita ingin nelayan tidak hanya produktif, tetapi juga disiplin dan aman dalam menjalankan aktivitas di laut. Bantuan pemerintah harus menjadi sarana, bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan,” katanya.

Seorang nelaya dari Lontio, Aspan, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Mesin baru ini seperti membuka kesempatan baru. Kami bisa melaut lebih jauh dan cepat, tapi juga harus hati-hati. Arahan Pak Saleh sangat berguna untuk keselamatan kami,” ujarnya sambil tersenyum.

Di akhir acara, para nelayan terlihat sibuk mencoba mesin baru mereka, sementara aparat keamanan dan pemerintah kecamatan berdiskusi ringan dengan kelompok nelayan. Suasana pagi itu bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen edukasi dan pembinaan disiplin. Setiap suara tawa dan percakapan hangat menegaskan hubungan erat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat pesisir.

Dengan bantuan mesin katinting dan arahan dari Kanit Intelkam, diharapkan nelayan Nambo dapat lebih produktif, aman, dan disiplin. Bantuan ini menjadi simbol nyata perhatian pemerintah Kabupaten Banggai terhadap masyarakat pesisir, sekaligus harapan baru bagi kesejahteraan para nelayan di tahun mendatang.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *