BANGGAI — Rotasi di tubuh Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali bergulir. AKP Usman resmi menginjakkan kaki kembali di Kabupaten Banggai untuk memegang tampuk kepemimpinan sebagai Pejabat Sementara (Ps.) Kasat Intelkam Polres Banggai. Kembalinya perwira pertama ini memantik respons positif dari lingkaran pergerakan lokal.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sulawesi Tengah. Sebelum ditarik kembali ke wilayah Banggai, AKP Usman menjabat sebagai Ps. Kanit 1 Subdit 3 Ditintelkam Polda Sulteng.
Langkah penyegaran struktur kepolisian ini mendapat sorotan dari kalangan praktisi hukum dan aktivis pemuda setempat. Suprianto Suludani, advokat muda yang akrab disapa Mbah Soerip, menilai kembalinya AKP Usman sebagai momentum penting untuk memperkuat stabilitas keamanan wilayah.
”Ini amanah sekaligus kepercayaan institusi yang diberikan kepada sosok dengan rekam jejak dedikasi serta integritas dalam tugas kepolisian,” ujar Suprianto di Luwuk.
Sebagai kawasan yang terus berkembang, Kabupaten Banggai menghadapkan aparat keamanan pada dinamika sosial dan iklim investasi yang dinamis. Dalam kacamata Suprianto, peran intelijen kepolisian sangat krusial dalam membaca arah angin dinamika daerah sebelum berkembang menjadi potensi konflik.
Ia menekankan agar pendekatan intelijen di lapangan tetap mengedepankan pola-pola humanis dan terbuka terhadap berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok pemuda, aktivis, hingga tokoh warga.
”Tantangan keamanan saat ini membutuhkan pendekatan yang humanis, profesional, dan responsif terhadap setiap dinamika yang berkembang,” tegasnya.
Penugasan baru AKP Usman di Polres Banggai diiringi ekspektasi publik yang cukup tinggi. Kehadirannya diharapkan mampu menjaga ritme komunikasi yang efektif antara institusi Polri dan masyarakat demi menjamin stabilitas ketertiban umum di wilayah tersebut. (Ay).













