Example 970x250

Ketum FORSIMEMA-RI Bagikan Tips Atasi “Cuan Ngambek”, Tekankan Sinergi hingga Integritas

banner 120x600

JAKARTA – Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, situasi “cuan lagi ngambek” atau pemasukan yang seret menjadi tantangan yang kerap dihadapi banyak kalangan, termasuk insan media.

Menanggapi hal tersebut, pada Jumat, 20 Maret 2026, Ketua Umum FORSIMEMA-RI membagikan sejumlah strategi yang dinilai relevan untuk memancing kembali peluang rezeki, dengan menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan adaptasi di era digital.

Gambar meja kerja

Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memperkuat sinergi dan menjaga silaturahmi. Dalam dunia media, jejaring menjadi aset penting yang tidak boleh diabaikan, terutama saat kondisi sedang sulit.

“Jangan justru menjauh ketika keadaan sedang tidak baik. Peluang sering datang dari komunikasi yang terjaga, bahkan dari obrolan sederhana yang membuka kembali koneksi lama,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan perlunya evaluasi strategi kerja. Pendekatan yang selama ini digunakan, kata dia, belum tentu selalu relevan dengan kondisi terkini. Karena itu, diperlukan keberanian untuk beradaptasi dan mencari peluang di segmen yang belum tergarap maksimal.

Di sisi lain, integritas tetap menjadi prinsip utama yang tidak boleh dikompromikan. Ia mengingatkan agar dalam mengejar pemasukan, insan media tidak mengorbankan kualitas maupun kredibilitas.

“Kepercayaan adalah modal jangka panjang. Jangan karena ingin cepat mendapatkan hasil, kita justru merusak reputasi yang sudah dibangun,” tegasnya.

Dalam konteks perkembangan zaman, peningkatan kapasitas digital juga menjadi hal yang tidak terpisahkan. Penguasaan teknologi, termasuk pengelolaan konten dan media sosial, dinilai dapat meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang baru.

Terakhir, ia mengajak semua pihak untuk tetap sabar dan konsisten dalam bekerja. Menurutnya, setiap proses memiliki waktunya sendiri.

“Rezeki itu seperti sistem yang kadang perlu waktu untuk kembali normal. Yang penting tetap konsisten, bekerja dengan baik, dan tidak berhenti berusaha,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *