BANGGAI – Puluhan kepala sekolah tingkat SMP dari Kecamatan Luwuk Timur hingga Toili Barat, Kabupaten Banggai, mengikuti pelatihan strategi Pembelajaran Mendalam (PM) yang digelar di SMP Negeri 4 Luwuk, Kecamatan Nambo, Selasa, 14 Oktober 2025.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran. Fokus kegiatan mencakup supervisi akademik berbasis coaching, kepemimpinan transformatif, serta penguatan mutu proses belajar mengajar di sekolah.
Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Samsul Bahri Lanta, dalam sambutannya menyebutkan bahwa kepala sekolah saat ini dituntut tak sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan juga menjadi penggerak utama perubahan di lingkungan pendidikan.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang mampu menginspirasi dan mendorong guru untuk terus belajar dan berinovasi. Pelatihan ini adalah bagian dari transformasi pendidikan yang sedang kita bangun,” kata Samsul.
Pelatihan ini menghadirkan fasilitator Pembelajaran Mendalam dan akan berlangsung selama enam minggu ke depan dalam format cohort-based learning. Seluruh peserta dibekali akses ke platform Learning Management System (LMS) untuk menunjang proses belajar daring, penugasan, dan diskusi interaktif.
Menurut salah satu fasilitator, pelatihan juga dirancang untuk mendorong kolaborasi antarsekolah. “Kami ingin membentuk ekosistem kepala sekolah yang saling berbagi praktik baik dan membangun jaringan profesional yang solid,” ujarnya.
Selain itu, peserta diperkenalkan pada praktik supervisi akademik berbasis coaching yang menekankan pendampingan konstruktif kepada guru, bukan sekadar penilaian administratif. Strategi ini diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran siswa.
Dinas Pendidikan Banggai menargetkan pelatihan ini menjadi pijakan awal menuju perubahan nyata di sekolah-sekolah. “Kami ingin hasil dari pelatihan ini terlihat dalam praktik harian di kelas dan manajemen sekolah,” ucap Samsul.*













