Example 970x250

Kolaborasi Pemda Banggai dan Pertamina EP, Eksplorasi Migas Didorong untuk Perkuat Ekonomi Daerah

banner 120x600

BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA) bersama PT Pertamina EP menggelar Sosialisasi Survei Seismik 2D & 3D Tedong di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya menemukan cadangan baru minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Banggai dan sekitarnya.

Survei seismik merupakan kegiatan pengumpulan data lapisan bawah bumi untuk mengetahui struktur batuan dan potensi sumber daya migas. Dalam proyek ini, struktur Tedong menjadi fokus utama, karena wilayah tersebut sebelumnya telah menunjukkan indikasi adanya hidrokarbon dari hasil pengeboran eksplorasi.

Gambar meja kerja

Manager Exploration Planning & Operation PT Pertamina EP, Yulian Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melaksanakan survei dengan memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, serta kearifan lokal masyarakat Banggai.

“Kami berkomitmen menjalankan survei seismik dengan tetap mengutamakan keselamatan, menjaga lingkungan, dan menghormati adat istiadat masyarakat setempat,” ujar Yulian.

Survei seismik ini akan mencakup dua wilayah, yakni Kabupaten Banggai (Kecamatan Toili Barat) dan Kabupaten Morowali Utara (Kecamatan Momosalato dan Bungku Utara).

Sementara itu, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, SP., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan hal baru bagi daerahnya. Ia mengenang bahwa pekerjaan survei seismik sudah pernah dilakukan sekitar dua dekade lalu.

“Survei seismik ini sudah dilakukan sekitar 23 tahun yang lalu. Kegiatan ini sangat penting untuk mencari titik-titik baru sumber minyak dan gas bumi,” ujar Bupati Amirudin.

Bupati juga menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Banggai terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, tanpa survei seismik, sulit untuk menemukan cadangan energi baru yang dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di daerah.

“Saat ini kita masih memiliki cadangan produksi hingga tahun 2027. Dengan adanya survei seismik ini, kita berharap akan ditemukan cadangan baru sehingga produksi migas di Banggai dapat terus berlanjut,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini kemudian dibuka secara resmi oleh Bupati Amirudin, yang juga memimpin langsung sesi diskusi interaktif dengan para peserta dan instansi terkait.

Adapun tahapan pelaksanaan survei meliputi beberapa proses, mulai dari perizinan dan sosialisasi, topografi dan penyiapan lintasan, pendataan lahan dan bangunan, hingga pemboran dangkal, perekaman data, serta pembayaran kompensasi kepada masyarakat terdampak.

Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Pertamina EP juga memastikan kegiatan sosialisasi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, agar seluruh masyarakat memahami maksud dan manfaat survei ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Banggai dapat kembali menjadi salah satu daerah penghasil migas andalan di Sulawesi Tengah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar wilayah eksplorasi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *