BANGGAI – Di ujung selatan Kabupaten Banggai, tepatnya di Kelurahan Lontio Baru, Kecamatan Nambo, sebuah penantian panjang akhirnya terbayar. Setelah lebih dari satu dekade hidup dengan segala keterbatasan mengandalkan sumur seadanya dan air kiriman dari tempat jauh warga kini menyaksikan hal yang dulu hanya mereka bayangkan air bersih mengalir di tanah mereka sendiri.
Pagi itu, dentingan alat kerja berpadu dengan tawa anak-anak menjadi tanda bahwa sebuah babak baru sedang dimulai. Pipa-pipa putih yang kini melingkari pemukiman tak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi simbol kemenangan atas perjuangan dan kesabaran yang berlangsung hampir satu generasi. Semua ini terwujud melalui anggaran Pemerintah Kabupaten Banggai tahun 2025.
Haru warga sulit disembunyikan. Banyak yang menyebut hadirnya jaringan air bersih ini sebagai “hadiah terbesar” sejak Lontio Baru resmi dimekarkan. Ucapan terima kasih mengalir kepada Bupati dan Wakil Bupati Banggai, yang dinilai memberi perhatian nyata kepada wilayah yang selama ini sabar menunggu giliran pembangunan.
Lurah Lontio Baru, Mulyo Minatin, saat dikonfirmasi Selasa (20/1/2025), menyampaikan rasa bangga dan syukurnya. Ia menyebut layanan air bersih ini bukan sekadar program pemerintah, tetapi “titik balik” yang menegaskan bahwa Lontio Baru kini benar-benar masuk dalam peta prioritas pembangunan daerah.
Dengan air bersih yang mulai mengalir ke rumah-rumah, warga menatap masa depan dengan hati yang lebih lapang. Mereka percaya, langkah awal ini akan membuka jalan bagi pembangunan lainnya menghidupkan kembali harapan bahwa Kecamatan Nambo pun layak menikmati kemajuan yang sama seperti wilayah lain di Kabupaten Banggai.*













