BANGGAI – Pemerintah Kecamatan Nambo menggelar Rapat Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, sebuah tahapan penting dalam merumuskan arah pembangunan wilayah. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Nambo, Jumat (24/1/2026).
Pertemuan ini mempertemukan pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai unsur untuk menyatukan usulan, menyelaraskan kebutuhan, dan memastikan prioritas pembangunan tersusun secara realistis. Hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Kintom-Nambo, Danramil Kintom-Nambo, KUPT Pendidikan, KUPT Kesehatan, KUPT Pertanian, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Nambo.
Sejak awal rapat berlangsung, suasana diskusi tampak hidup. Beragam aspirasi mengemuka, mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, penataan lingkungan, layanan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Para peserta sepakat bahwa penyusunan RKPD tak hanya sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Kecamatan Nambo.
Dalam pemaparannya, pihak kecamatan menekankan pentingnya sinkronisasi antara usulan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah daerah. Hal ini dilakukan agar setiap program yang diajukan dapat terukur, memiliki dampak langsung, serta sejalan dengan target pembangunan Kabupaten Banggai.
Sejumlah desa dan kelurahan turut menyampaikan prioritas masing-masing, seperti kebutuhan peningkatan jaringan air bersih, perbaikan akses jalan lingkungan, penguatan UMKM, serta pengurangan potensi kawasan rawan banjir. Usulan-usulan tersebut diakomodasi sebagai bahan utama yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan dan selanjutnya dibahas pada forum kabupaten.
Camat Nambo, Zubhan Ahmad, dalam keterangannya, menegaskan bahwa melalui tahapan Pra Musrenbang ini pemerintah kecamatan berupaya mempertajam arah pembangunan agar sejalan dengan visi dan program strategis Bupati dan Wakil Bupati Banggai, khususnya program Gerbang Timur. Menurutnya, program tersebut menjadi payung besar pembangunan kawasan timur Banggai, sehingga seluruh usulan dari desa dan kelurahan di Nambo harus berkontribusi pada penguatan akses, peningkatan pelayanan dasar, serta percepatan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir dan perkotaan.
“Pra Musrenbang ini bukan hanya forum menjaring aspirasi, tetapi juga ruang untuk memastikan setiap rencana selaras dengan program Gerbang Timur. Kami ingin seluruh pembangunan di Nambo benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Rapat Pra Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perumusan program pembangunan di Kecamatan Nambo tahun mendatang. Pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya untuk meneruskan aspirasi masyarakat secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Dengan selesainya pertemuan ini, proses penyusunan RKPD Kabupaten Banggai Tahun 2027 resmi memasuki tahap berikutnya sebuah langkah penting menuju pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan berdampak bagi seluruh warga.*













