BANGGAI – Malam takbir menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Luwuk berlangsung semarak dengan pawai obor yang diikuti puluhan kelompok masyarakat, Selasa malam (26/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong ini secara resmi dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Banggai, Mujiono, yang mewakili Bupati Banggai.
Sebanyak 29 tim turut ambil bagian dalam pawai tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, hingga pelajar dari sejumlah sekolah di Luwuk.
Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Banggai selaku pelaksana mengusung tema “Menebar Keikhlasan, Memperkuat Silaturahmi”, sebagai refleksi nilai-nilai Idul Adha yang menekankan pengorbanan, kepedulian, dan persatuan.
Ketua Bidang Pawai PHBI Banggai, Ismed Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyoroti peran lintas instansi, seperti Polres Banggai, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan, dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pawai berlangsung.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Banggai, Ipda Anis Tumana, mengimbau seluruh peserta agar tetap tertib dan mematuhi aturan selama mengikuti pawai. Ia memastikan personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas.
Dalam sambutannya, Mujiono menegaskan bahwa pawai takbir tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga bagian dari syiar Islam yang memiliki makna sosial dan spiritual.
“Pawai obor ini merupakan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana mempererat solidaritas dan meningkatkan kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan Idul Adha tahun ini sebagai penguat semangat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Pelepasan peserta pawai ditandai dengan penyalaan obor dan kumandang takbir oleh Mujiono, yang kemudian diikuti iring-iringan peserta menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Luwuk, menciptakan suasana religius yang khidmat sekaligus meriah.**













