Example 970x250

Peringatan Nuzulul Quran, Wabup Furqanuddin: Nilai Al-Qur’an Perkuat Persatuan Bangsa

banner 120x600

BANGGAI – Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Kabupaten Banggai menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, mengajak umat Muslim menjadikan peringatan turunnya Al-Qur’an sebagai pengingat untuk mengamalkan ajaran suci tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan itu disampaikan Wabup Furqanuddin saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Masjid An Nuur Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (6/3/2026).

Dalam sambutannya, Furqanuddin menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga sumber inspirasi dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi untuk mengatasi segala permasalahan hidup,” ujar Furqanuddin di hadapan jamaah yang memadati masjid.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Panitia Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI). Peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai, anggota DPRD Banggai Paiman Karto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan perangkat daerah, serta jamaah Masjid An Nuur Simpong.

Wabup Furqanuddin juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sejatinya mampu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Ia berharap peringatan Nuzulul Quran tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran spiritual yang lebih mendalam.

“Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas semata sehingga makna terdalam dari peringatan turunnya Al-Qur’an ini justru terlepas dari kesadaran batin kita,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Furqanuddin turut menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi konflik yang tengah terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan agar ketegangan di wilayah tersebut segera berakhir dan tercipta perdamaian.

Sementara itu, dalam penyampaian hikmah Nuzulul Quran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai menyoroti pentingnya upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pemerintah bersama berbagai pihak terus mendorong program pembelajaran Al-Qur’an karena masih ditemukan sejumlah peserta didik yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

“Mari kita membumikan Al-Qur’an di tengah keluarga kita. Pendidikan Al-Qur’an harus dimulai dari rumah,” kata Suardi.

Peringatan Nuzulul Quran tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membangun karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi persatuan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *