BANGGAI – Fuel Terminal Luwuk di Kabupaten Banggai berubah menjadi pusat latihan penuh aktivitas. Rabu pagi (26/11/2025), Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi penanggulangan keadaan darurat Level 2, mengajak aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan berbagai instansi pemerintah untuk bersiap menghadapi potensi krisis. Suasana hangat namun tegang terasa sejak pukul 09.00 WITA, ketika setiap tim mulai menyiapkan peralatan dan strategi masing-masing.
Manager Fuel Terminal Luwuk, Hirohim, membuka latihan dengan menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan terpadu.
Menurutnya, kesiapan bukan sekadar prosedur, tapi kemampuan untuk bertindak cepat dan tepat ketika situasi membutuhkan.
Dari Polres Banggai, Kodim 1308 LB, Dinas Kesehatan, RSUD Luwuk, hingga TNI AL dan Pol Airud, semua hadir, menandai kolaborasi lintas sektor yang menjadi kunci keberhasilan latihan.
Di lapangan, KBO Samapta Polres Banggai, Jep Satolom, menjadi figur penting. Mantan Brimob itu memimpin timnya dengan ketenangan khas prajurit berpengalaman, membaca situasi dengan cepat dan menegaskan disiplin dalam setiap langkah.
Ia menyadari bahwa latihan ini bukan sekadar simulasi, tapi kesempatan untuk menguji kemampuan nyata menghadapi keadaan darurat, terutama di fasilitas vital seperti terminal bahan bakar.
Hari itu, tiga skenario besar dijalankan. Demonstrasi masyarakat akibat kelangkaan dan kenaikan harga BBM menguji kemampuan aparat menjaga keamanan. Simulasi kebocoran Tangki 7 Pertamax menguji koordinasi pemadaman, isolasi area, dan mitigasi risiko.
Sementara evakuasi dan pertolongan pertama bagi korban menghadirkan tekanan nyata bagi tenaga kesehatan dan tim SAR. Setiap skenario diakhiri dengan evaluasi menyeluruh, menyoroti kecepatan respon, efektivitas SOP, dan kelancaran komunikasi lintas instansi.
Menjelang sore, pukul 17.30 WITA, latihan resmi ditutup tanpa hambatan. Meski lelah, setiap peserta meninggalkan lokasi dengan pemahaman lebih kuat tentang pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, dan sinergi.
Pertamina berharap pengalaman hari itu semakin memperkuat kemampuan dan kerja sama antarinstansi, demi menjaga keamanan dan kelancaran distribusi BBM di Banggai.*













