Example 970x250

Protes Warga Maahas Berujung Blokade Jalan, Kasat Reskrim Tegaskan Kasus Tetap Diproses

banner 120x600

BANGGAI – Kepolisian Resor Banggai memastikan kasus penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Maahas tetap diproses sesuai hukum yang berlaku, meski sempat memicu aksi blokade jalan oleh warga pada Senin siang (25/5/2026).

Penegasan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin, menyusul beredarnya isu pembebasan terduga pelaku yang memicu keresahan di tengah masyarakat.

Gambar meja kerja

Aksi protes warga berlangsung di jalan utama Kelurahan Maahas, ketika ratusan warga turun ke jalan dan menutup akses dengan membakar serta menumpuk ban bekas di badan jalan. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi membuat situasi mencekam dan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.

Aksi spontan ini dipicu oleh informasi yang menyebutkan bahwa terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang pemuda setempat telah dilepaskan oleh aparat penegak hukum. Kabar yang belum terkonfirmasi secara resmi itu dengan cepat menyebar dan memicu reaksi emosional, terutama dari keluarga korban yang menilai proses hukum tidak berjalan transparan.

Menanggapi situasi tersebut, aparat kepolisian dari Polres Banggai segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengendalian massa. Personel Satuan Lalu Lintas turut dikerahkan untuk mengurai kemacetan dengan mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Di tengah situasi yang memanas, aparat mengedepankan pendekatan persuasif dengan membuka dialog langsung di lokasi kejadian. Mediasi melibatkan perwakilan keluarga korban, tokoh masyarakat, serta pihak kepolisian.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan tuntutan agar kasus penganiayaan diproses secara transparan.

Setelah berlangsung sekitar satu jam, mediasi membuahkan hasil. Massa akhirnya sepakat membubarkan diri, membuka kembali akses jalan, serta membersihkan sisa pembakaran. Arus lalu lintas pun berangsur kembali normal.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta mempercayakan penanganan kasus kepada proses hukum yang berlaku.

Sementara itu, warga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus pengeroyokan tersebut hingga tuntas guna memastikan keadilan bagi korban.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *