BANGGAI – pembangunan saluran riol di Desa Lumbe, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, menjadi sorotan warga akibat minimnya pengamanan di lokasi pekerjaan. Meski papan proyek telah terpasang, pelaksanaan kegiatan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pekerjaan yang dilakukan oleh CV. Nurmafaza dengan nilai kontrak sebesar Rp199.500.000 ini berada di tikungan jalan sempit yang merupakan jalur lalu lintas padat. Namun, tidak tampak adanya rambu peringatan, pagar pengaman, maupun penerangan yang memadai, khususnya di malam hari.
“Papan proyek memang ada, tapi tidak cukup. Pengaman tidak ada, padahal ini jalan utama ke Puskesmas dan Mako Brimob. Sudah banyak kendaraan hampir celaka,” ungkap salah satu warga, Minggu (21/9/2025).
Warga juga menilai pelaksanaan proyek tidak memperhatikan standar keselamatan kerja dan meminta pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serta penindakan jika ditemukan pelanggaran.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Dewa Supatriagama, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap pengawasan proyek pemerintah.
“Terima kasih atas perhatian dan pengawasan dari masyarakat. Kami akan memberikan atensi dan menindaklanjuti ke bidang yang menangani proyek tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi. *













