Example 970x250

Sentuhan Humanis Bhabinkamtibmas Hentikan Ketegangan Warga di Buon Mandiri

banner 120x600

BANGGAI – Siang itu di Desa Buon Mandiri, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, udara terasa lebih tegang dari biasanya. Dua warga terlibat kesalahpahaman yang dipicu rasa cemburu, situasi yang nyaris berubah menjadi konflik terbuka. Namun sebelum bara itu membesar, tangan dingin aparat kepolisian hadir menenangkan.

Melalui peran Polsek Luwuk, Bhabinkamtibmas Aiptu Tamsil Yuda bergerak cepat setelah menerima laporan warga, Kamis (12/2/2026). Ia mempertemukan dua pria berinisial LK dan RP di kantor desa. Keduanya duduk berhadapan, masih menyisakan emosi, namun diberi ruang untuk berbicara.

Peristiwa bermula dari gurauan LK kepada mantan istrinya yang kini menjadi pasangan RP. Gurauan itu ditangkap berbeda, memantik emosi, hingga berujung satu tamparan. Ketegangan pun tak terhindarkan.

Dengan pendekatan persuasif, Tamsil tak hanya menjadi penengah, tetapi juga penenang. Ia mengajak keduanya melihat persoalan secara jernih, menahan ego, dan mengingat kembali pentingnya hidup berdampingan sebagai sesama warga.

“Masalah seperti ini seharusnya tidak membesar. Komunikasi dan pengendalian emosi itu kunci,” ujarnya dalam mediasi.

Perlahan, suasana mencair. Nada bicara menurun, tatapan yang semula tajam mulai melunak. Dialog yang dibangun berujung pada kesepakatan damai. Keduanya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa menempuh jalur hukum.

Kapolsek Luwuk, AKP Muh. Asdar, mengapresiasi langkah cepat anggotanya. Menurutnya, penyelesaian secara humanis menjadi bukti bahwa menjaga ketertiban tak selalu harus dengan tindakan represif.

Kejadian di Buon Mandiri hari itu menjadi cermin sederhana emosi sesaat bisa memantik konflik, namun komunikasi yang baik mampu memadamkannya. Dan di ruang kantor desa yang sederhana, harmoni warga berhasil dijaga sebelum benar-benar retak.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *