Example 970x250

Tragedi Malam di Trans Sulawesi: Pria Asal Padungnyo Meninggal Saat Pulang Kerja

banner 120x600

BANGGAI – Malam di Kecamatan Kintom pada Kamis, 13 November 2025, awalnya berjalan seperti biasa. Lalu lintas di ruas Jalan Trans Sulawesi, jalur Solan Baru – Kintom, tampak tenang dalam redup cahaya lampu jalan. Namun sekitar pukul 19.30 WITA, ketenangan itu berubah menjadi kepanikan ketika sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pengendara motor bernama Awin, warga Desa Padungnyo, Kecamatan Nambo.

Awin yang dikenal rajin dan pekerja keras, dikabarkan sedang dalam perjalanan pulang setelah seharian bekerja di salah satu perusahaan di Desa Uso, Kecamatan Batui. Baginya, rute itu adalah perjalanan rutin jalan panjang yang ia lalui hampir setiap hari demi menafkahi keluarga. Namun malam itu menjadi perjalanan terakhirnya.

Ketika warga pertama kali tiba di lokasi, mereka mendapati Awin sudah tergeletak dalam kondisi mengenaskan di bahu jalan luka parah di bagian kepala tidak mampu memberinya kesempatan bertahan hidup. Motor yang ia kendarai ditemukan beberapa meter dari tubuhnya, ringsek dan menandakan kerasnya benturan yang terjadi.

Gelapnya malam dan minimnya saksi membuat kronologi kejadian masih menjadi misteri. Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi pada menit-menit terakhir perjalanan Awin.

Di rumah duka, suasana haru tak dapat dibendung. Tangis pecah begitu jasad Awin tiba. Kerabat korban terlihat memeluk jasad korban sambil terus menyebut nama saudaranya, seolah berharap Awin masih mampu membuka mata. Para tetangga dan kerabat dekat berdatangan silih berganti memberikan dukungan kepada keluarga yang terpukul oleh peristiwa ini.

Awin selama ini dikenal sebagai sosok pria yang selalu bekerja tanpa mengeluh. Teman-teman kerjanya mengatakan bahwa ia adalah sosok pria yang selalu tersenyum meski sedang menghadapi beban.

“Awin itu orang baik… selalu bantu teman-temannya. Tidak pernah marah. Kami kehilangan sekali,” ujar salah satu temanya dengan mata berkaca-kaca.

Meski masih dalam suasana duka, pihak keluarga menyampaikan harapan agar penyebab pasti kecelakaan ini dapat segera terungkap. Mereka ingin mengetahui kebenaran yang merenggut nyawa salah satu anggota keluarga tercinta itu.

“Kami hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa Awin bisa celaka seperti itu. Kami berharap polisi bisa membantu mengungkapkan semuanya,” ujar salah satu anggota keluarga.

Penyelidikan kini menjadi harapan terakhir keluarga untuk mendapatkan kepastian. Jalan Trans Sulawesi yang ramai kendaraan, minim penerangan, serta kondisi lalu lintas yang cepat berubah sering menjadi titik rawan kecelakaan. Namun apakah faktor jalan, kendaraan lain, atau sesuatu yang lain yang menjadi pemicu tragedi ini semua masih menunggu jawaban.

Kematian Awin menjadi pukulan berat bagi mereka yang mengenalnya. Banyak yang tak percaya bahwa pria yang dikenal ramah dan murah senyum itu kini telah pergi. Tidak ada pesan terakhir, tidak ada tanda-tanda. Hanya kabar mendadak yang menyisakan luka mendalam.

Di antara isak tangis dan doa, keluarga dan sahabat melepas kepergian Awin dengan penuh kesedihan. Mereka hanya berharap perjalanan terakhirnya diberi kedamaian, dan kebenaran tentang kecelakaan ini segera terlihat jelas.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *