Example 970x250

FKP Ranwal RKPD 2027: Pemkab Banggai Fokuskan Peningkatan SDM dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

banner 120x600

BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, sebagai upaya merumuskan arah dan prioritas pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Estrella Hotel & Conference, Rabu (24/12/2025), dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), tokoh masyarakat, organisasi profesi, lembaga adat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Banggai Amirudin dalam sambutannya menegaskan bahwa FKP merupakan tahapan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

Forum ini menjadi ruang untuk menghimpun aspirasi, masukan, dan saran masyarakat guna menyempurnakan Ranwal RKPD Kabupaten Banggai Tahun 2027.

“Penyusunan RKPD tidak boleh bersifat administratif semata, tetapi harus benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat, menjawab isu-isu strategis daerah, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi,” tegas Amirudin.

Tema RKPD Kabupaten Banggai Tahun 2027 yang diusung adalah “Peningkatan SDM yang Berkualitas dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Inklusif, Didukung Pelayanan Publik Prima dan Infrastruktur Wilayah yang Merata.”

Untuk mewujudkan tema tersebut, pemerintah daerah menetapkan sejumlah fokus prioritas, antara lain peningkatan kualitas pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar, penguatan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan potensi unggulan, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Banggai juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta penguatan ketahanan sosial, budaya, dan lingkungan. Dalam kondisi keterbatasan dana transfer pusat ke daerah, efisiensi dan efektivitas belanja menjadi penekanan utama.

Bupati menegaskan, setiap program yang dirancang harus memiliki indikator kinerja yang jelas, target terukur, serta hasil yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Tidak boleh ada lagi kegiatan tanpa indikator, tanpa target, dan tanpa hasil,” ujarnya.

Dari sisi data dan indikator makro, Perwakilan BPS Kabupaten Banggai, Indra Prasetyo Wibowo, S.ST., M.P.W.P, memaparkan capaian indikator makro tahun 2025 dan gambaran Sensus Ekonomi 2026. Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banggai tahun 2025 mencapai 73,44, meningkat 0,58 poin dibanding tahun sebelumnya.

“Seluruh dimensi IPM menunjukkan tren perbaikan seiring membaiknya indikator makro daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, S.Sos., ST., M.Si, memaparkan secara rinci Ranwal RKPD Tahun 2027, yang disinergikan dengan target RPJMD serta mendorong program percepatan pembangunan quick wins yang inovatif dan berdampak nyata.

Forum kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Banggai yang diwakili Wakil Ketua II DPRD, diskusi terbuka, serta penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama.

Pelaksanaan FKP ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam menerapkan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam perencanaan pembangunan.

Melalui forum ini, diharapkan dokumen RKPD Kabupaten Banggai Tahun 2027 dapat disusun secara komprehensif, terarah, dan berkelanjutan sebagai landasan pembangunan daerah ke depan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *