Example 970x250

Karang Taruna Nambo Temui DPRD Banggai, Bahas Pemberdayaan dan Kemandirian Pemuda

banner 120x600

BANGGAI – Karang Taruna Kecamatan Nambo melakukan kunjungan dan konsultasi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai, Panji Syaputra. Rabu (10/9/2025). Pertemuan ini membahas pengembangan potensi pemuda di Kecamatan Nambo serta peran strategis generasi muda dalam menjaga kearifan lokal dan mendorong pembangunan berbasis gotong royong.

Dalam diskusi tersebut, para perwakilan Karang Taruna menyampaikan pentingnya membangun kemandirian pemuda di tengah masyarakat. Mereka menekankan bahwa generasi muda harus menjadi motor penggerak pembangunan yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

Panji Syaputra, yang juga dikenal sebagai tokoh muda Banggai, menyambut baik inisiatif Karang Taruna Nambo. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung segala bentuk kegiatan positif yang melibatkan pemuda.

“Pada prinsipnya, saya akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan kepemudaan. Saya juga mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Banggai untuk aktif berperan dalam pembangunan daerah,” ujar Panji.

Ia menambahkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam mengawal proses pembangunan serta menjaga harmoni sosial dan kearifan lokal di masyarakat.

Panji juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat dan inisiatif yang ditunjukkan oleh pemuda di Kecamatan Nambo.

“Sebagai sesama tokoh muda, saya sangat bangga melihat semangat kawan-kawan Karang Taruna Nambo. Ini menjadi bukti bahwa pemuda Banggai memiliki potensi besar untuk turut membangun daerah,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Ketua Karang Taruna Nambo, Ahyar Adrianto Mokoagow, serta Wakil Ketua, Abdulah Patahe, S.H. Dalam kesempatan tersebut, Ahyar menyampaikan harapannya agar aspirasi dan suara pemuda Nambo dapat lebih diperhatikan di tingkat kabupaten.

“Kami berharap, dengan adanya perwakilan pemuda di DPRD, aspirasi generasi muda dari Kecamatan Nambo bisa lebih diperjuangkan dan diakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah,” tutur Ahyar.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat peran serta pemuda di Nambo, serta membangun sinergi berkelanjutan antara generasi muda dan pemerintah daerah untuk menciptakan pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan tetap menjaga jati diri lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *