Example 970x250

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Dorong Transformasi Koperasi Desa di Banggai

banner 120x600

BANGGAI – Pemerintah Kabupaten Banggai terus memperkuat pembangunan ekonomi berbasis desa melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Upaya ini mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat melalui kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, yang disambut Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Minggu (12/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Usai penyambutan, rombongan melanjutkan agenda ke Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan. Desa ini menjadi salah satu lokasi pengembangan koperasi yang diharapkan mampu menjadi pusat layanan ekonomi warga secara terpadu.

Dalam pemaparannya, Bupati Amirudin menyampaikan bahwa program pembentukan koperasi desa menunjukkan progres signifikan. Dari total 337 koperasi yang direncanakan, seluruhnya telah memiliki akta notaris. Saat ini, sebanyak 85 desa dan dua kelurahan telah mulai menjalankan operasional, sementara tiga Desa Bubung, Demangan Jaya, dan Bukit Makarti, telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh.

Pemerintah daerah menargetkan koperasi tidak hanya berdiri sebagai bangunan, tetapi juga berfungsi aktif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti penyediaan bahan pokok, layanan simpan pinjam, hingga distribusi barang bersubsidi.

“Koperasi diharapkan menjadi solusi ekonomi masyarakat, termasuk sebagai distributor resmi LPG, pupuk, dan beras untuk mempermudah akses warga,” ujar Amirudin.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih merupakan upaya optimalisasi Dana Desa, bukan pengurangan anggaran. Ia juga memastikan dukungan pemerintah pusat dalam bentuk bantuan sarana operasional untuk memperkuat kinerja koperasi.

Desa Bubung dijadwalkan menerima bantuan berupa satu unit truk, satu unit kendaraan pick-up, serta dua unit kendaraan roda tiga. Bantuan tersebut ditujukan untuk menunjang fungsi koperasi sebagai pusat logistik dan distribusi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, koperasi juga diarahkan menjadi lembaga keuangan desa yang menyediakan layanan simpan pinjam dengan bunga terjangkau bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Mendes PDT juga menekankan pentingnya pengembangan desa tematik berbasis potensi lokal. Desa-desa di Banggai didorong untuk fokus pada sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, maupun perikanan guna mendukung program nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui konsep ini, kebutuhan bahan pangan diharapkan dapat dipenuhi secara mandiri oleh desa, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kunjungan kerja diakhiri dengan dialog bersama para kepala desa. Pemerintah berharap kolaborasi antara pusat dan daerah ini dapat mempercepat terwujudnya desa mandiri yang mampu menjadi pilar utama pembangunan ekonomi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *