Example 970x250

Wakili Bupati, Asisten II Setda Banggai Turun Langsung Tinjau Penanganan 130 Siswa Diduga Keracunan di Moilong

banner 120x600

BANGGAI – Ratusan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengalami gejala mual, muntah, diare, dan demam pada Jumat pagi (11/10). Kejadian ini sempat menghebohkan warga setempat, karena total sekitar 130 siswa terdampak.

Para siswa berasal dari beberapa sekolah, seperti SMA Negeri 1 Moilong, MTs, dan sejumlah sekolah dasar. Mereka langsung dievakuasi ke Puskesmas Toili 1 untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagian besar berhasil ditangani di sekolah, namun puluhan siswa dalam kondisi lemas harus dibawa ke puskesmas.

Gambar meja kerja

Kepala Puskesmas Moilong, Riska S.Kep.N.S., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari sekolah.

“Begitu kami dapat laporan, tim medis langsung turun. Ada 59 siswa kami tangani di sekolah, dan 15 siswa dirujuk ke puskesmas karena kondisinya lemas,” ujar Riska.

Hingga sore hari, kondisi para siswa dilaporkan stabil dan tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit. Obat-obatan, infus, dan oksigen di puskesmas masih mencukupi.

Mewakili Bupati Banggai, Asisten II Setda Banggai, Mujiyono Lasitata, turun langsung meninjau penanganan para siswa di Puskesmas Toili 1. Ia didampingi Camat Moilong, Kapolsek Toili, Kordik, Kepala Puskesmas, hingga perwakilan Dinas Kesehatan, BNPB.

Mujiyono menyempatkan diri berbicara langsung dengan para siswa dan orang tua mereka.

Dugaan sementara, insiden ini berkaitan dengan makanan yang dibagikan oleh Posko Makanan Bergizi (MBG) sehari sebelumnya. Namun hal ini belum bisa dipastikan karena tidak ditemukan sisa makanan yang bisa diuji di laboratorium.

“Belum bisa disimpulkan. Bisa karena makanan, tapi bisa juga karena faktor lain, seperti kebersihan lingkungan,” jelas Riska.

Tim dari Dinas Kesehatan dan Kepolisian saat ini tengah menyelidiki penyebab pasti. Mereka akan menelusuri dapur MBG, mengecek sanitasi, alat masak, serta bahan makanan yang digunakan.

Pihak puskesmas mengimbau warga agar segera membawa anak atau anggota keluarga ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala serupa: mual, muntah, diare, atau lemas.

Kejadian ini menjadi perhatian serius Pemkab Banggai. Diharapkan ada evaluasi menyeluruh terhadap program pemberian makanan bergizi, terutama yang menyasar anak-anak sekolah.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *